senangnya jadi anak ayahh...
bisa ga selesai klo aq nyeritain ayah. ayah sesosok orang yang paling aq kagumi. hebat, kuat, gigih, sabar, ulet, pokoknya aq bangga jadi anaknya ayah. dulu,, aq pernah benci sama ayah. karna suatu hal yang ga bisa aq ceritakan n mungkin aq juga ga bisa lupakan. tp sekarang ngga lagi. ayah dah berubah. ternyata walaupun begitu,,beliau tetap ayahku yang membanggakan. sekarang kondisi tubuh ayah ga sesehat dulu. banyak penyakit yang bersarang di tubuh ayah. sedih rasanya klo ingat.waktu itu,, saat kakakku mengirim pesan,,
bisa ga selesai klo aq nyeritain ayah. ayah sesosok orang yang paling aq kagumi. hebat, kuat, gigih, sabar, ulet, pokoknya aq bangga jadi anaknya ayah. dulu,, aq pernah benci sama ayah. karna suatu hal yang ga bisa aq ceritakan n mungkin aq juga ga bisa lupakan. tp sekarang ngga lagi. ayah dah berubah. ternyata walaupun begitu,,beliau tetap ayahku yang membanggakan. sekarang kondisi tubuh ayah ga sesehat dulu. banyak penyakit yang bersarang di tubuh ayah. sedih rasanya klo ingat.waktu itu,, saat kakakku mengirim pesan,,
ATTA
de,,minggu ini pulang ga??
AQ
blum tw mba,,knapa??
ATTA
klo bisa pulang aja. ayah sakit parah.
mulai sekarang harus rutin cuci darah.
AQ
ibu,,ni ad.ibu di RS??
lantai berapa?
IBU
lantai 3 ruang mawar 402
dengan segera aq berlari. sampai di depan lift, seorang petugas keamanan rumah sakit menghentikan langkahku. hhhfffhh.........dengusku. sepertinya akan ada masalah baru.
SATPAM
maaf mba,,blum jam besuk
AQ
tp orang tua saya sakit parah
sedang cuci darah
saya dari Bandung
(jelasku singkat)
ku pasang muka sedikit memelas,,akhirnya satpam itu memberi izin ku untuk masuk "Alhamdulillahh..." padahal yang ku ketahui,,petugas keamanan disini paling galak. tp ternyata...dia masih berperi kemanusiaan.
"ting"...tanda aq telah sampai di lantai 3.pintu lift terbuka.ku melangkah cepat. mencari....
"Mawar 402"
nahhh....itu dia fikirku.ternyata kamarnya tidak terlalu jauh dr pintu lift. sehingga aq tidak terlalu susah untuk mencarinya.
ku raih gagang pintu...."ceklek". aq masuk,,pintu ku tutup kembali.kemudian aq melangkah menoleh, mencari dimana ayah. di kamar ini ada 3 ranjang pasien sehinggga tidak terlalu sesak. dan ternyata ayahku di ranjang yang paling ujung.dekat dengan jendela.
AQ
"Assalamualaikuumm..."
IBU & AYAH
"heii....Wa'alaikumsalam...."
kuraih tangan mereka berdua. ku kecup.
IBU
ko tau ayah disini??
siapa yang kasih tau??
pasti Atta
aku mengalihkan pembicaraan. ayah sakit apa??lagi-lagi ibu yang menjawab
IBU
ga apa2 ko
AQ
klo ga apa-apa ko sampai di rawat. hayoo...sakit apa??
katanya cuci darah ya??
IBU
ahh ngga'. kata siapa
ternyata aq datang setelah ayah cuci darah ke 2x
OMG!!ternyata aq benar2 ketinggalan info
de,,minggu ini pulang ga??
isi pesannya untukku. secara aq yang kuliah di Bandung,,,ga mungkin tiap kali pulang ke Bekasi. aq baru pulang saat ada hal-hal yang kurasa penting. karna,,kasian ayah klo aq pulang cuma untuk minta uang jajan yang kembali abis. meskipun aq anak bungsu di keluarga. kakak2 ku (3 orang) 2 orang sudah menikah. dan anak yang kedua 1 minggu yang akan datang ikut menyusul ke pelaminan. tp hal itu tidak membuatku manja karna tinggal aq satu-satunya anak yang enjadi tanggungan ayah. seringkali aq malu kalau harus meminta uang. sekalipun itu lagi-lagi untuk membeli buku atau hal-hal yang menunjang study ku.
AQ
blum tw mba,,knapa??
ATTA
klo bisa pulang aja. ayah sakit parah.
mulai sekarang harus rutin cuci darah.
aq kaget luar biasa setelah membaca pesan singkat dari kakak'ku. sekarang hari jum'at. cuma satu mata kuliah. lalu ku putuskan siang ini tuk pulang ke bekasi. di jalan,,aq cuma bisa menangis bila tiba2 muncul di benakku wajah ayah yang mulai muncul guratan-guratan tanda2 usianya yang mulai menua. sedih...
aq tiba.di bekasi. lalu ku putuskan untuk langsung meluncur ke RS.Mitra Keluarga (Bekasi Barat). ku ambil ponsel.lalu menghubungi ibu.
aq tiba.di bekasi. lalu ku putuskan untuk langsung meluncur ke RS.Mitra Keluarga (Bekasi Barat). ku ambil ponsel.lalu menghubungi ibu.
AQ
ibu,,ni ad.ibu di RS??
lantai berapa?
IBU
lantai 3 ruang mawar 402
dengan segera aq berlari. sampai di depan lift, seorang petugas keamanan rumah sakit menghentikan langkahku. hhhfffhh.........dengusku. sepertinya akan ada masalah baru.
SATPAM
maaf mba,,blum jam besuk
AQ
tp orang tua saya sakit parah
sedang cuci darah
saya dari Bandung
(jelasku singkat)
ku pasang muka sedikit memelas,,akhirnya satpam itu memberi izin ku untuk masuk "Alhamdulillahh..." padahal yang ku ketahui,,petugas keamanan disini paling galak. tp ternyata...dia masih berperi kemanusiaan.
"ting"...tanda aq telah sampai di lantai 3.pintu lift terbuka.ku melangkah cepat. mencari....
"Mawar 402"
nahhh....itu dia fikirku.ternyata kamarnya tidak terlalu jauh dr pintu lift. sehingga aq tidak terlalu susah untuk mencarinya.
ku raih gagang pintu...."ceklek". aq masuk,,pintu ku tutup kembali.kemudian aq melangkah menoleh, mencari dimana ayah. di kamar ini ada 3 ranjang pasien sehinggga tidak terlalu sesak. dan ternyata ayahku di ranjang yang paling ujung.dekat dengan jendela.
AQ
"Assalamualaikuumm..."
IBU & AYAH
"heii....Wa'alaikumsalam...."
kuraih tangan mereka berdua. ku kecup.
IBU
ko tau ayah disini??
siapa yang kasih tau??
pasti Atta
aku mengalihkan pembicaraan. ayah sakit apa??lagi-lagi ibu yang menjawab
IBU
ga apa2 ko
AQ
klo ga apa-apa ko sampai di rawat. hayoo...sakit apa??
katanya cuci darah ya??
IBU
ahh ngga'. kata siapa
ayah pun hanya tersenyum menanggapi pertanyaanku. begitulah ibu. selalu menutupi masalah dari anak-anaknya terutama aq dan abang. beliau tak mau kabar ini mengganggu fikiran ku. dan ternyata,,kakak juga dilarang memberi tau aq mengenai hal ini. tapi dia nekat mengabarkannya padaku. hanya aq dan abang yang selalu ketinggalan jaman mengenai keadaan yang terjadi di rumah. aq di Bandung,, dan abang bekerja di Jambi. lain kali,,ku ceritakan mengenai ibu.
sedih...lihat wajah pucat ayah yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.
dan kalian mau tau??sedih...lihat wajah pucat ayah yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.
ternyata aq datang setelah ayah cuci darah ke 2x
OMG!!ternyata aq benar2 ketinggalan info
dari sanalah aq mulai rutin pulang ke Bekasi. karna masih khawatir dengan kondisi ayah.
tp sekarang ayah ga mau lagi cuci darah. katanya, setelah 4x cuci darah, badannya malah lemas. huh...dasar ayah. susah di atur. aq hanya bisa berdoa semoga ayah tetap sehat selalu.amiiieeennnnn............
tp sekarang ayah ga mau lagi cuci darah. katanya, setelah 4x cuci darah, badannya malah lemas. huh...dasar ayah. susah di atur. aq hanya bisa berdoa semoga ayah tetap sehat selalu.amiiieeennnnn............


